Minggu, 30 Maret 2014

Hati-hati Sama Dunia Maya


Supri nemu sebuah account twitter yang avatarnya cantiiiik banget. Idungnya mancung, muka oriental, tapi kulit dan rambutnya Afro. Lalu, Supri menyapa account itu, 

"Hai.. Leh NaLan gx? He2x" Begitulah sapa Supri kepada cewek yang berada di balik account itu. Tulisan Supri emang naik turun gitu karena dia menderita penyakit Jempol-juling.

"Hai juga. Boleh." Tampaknya Ningsih -cewek di balik akun itu- terlihat ramah menanggapi mention Supri.

"Asik.. MaKaCieH. KaLo giTu kiTa jaDiaN yuk~" Ntah Supri ini kurang ajar, atau kurang gizi, dia seenaknya ngajak jadian anak orang via internet.

Tapi, bukannya ngambek, nih cewek ternyata masih membalas tweet Supri dengan ramah. "Hehe. Kenalan dulu ica kali! Ada whatsapp?"

Mereka pun tuker-tukeran kontak di DM (Direct Modus). Dan sejak hari itu, mereka jadi sering chatting. Baik Supri maupun Ningsih sama-sama rajin ngabarin kepada satu sama lain setiap kali mau beraktivitas. Misal,

"Supri.. Aku mau makan dulu nih. Kamu udah makan belum?"

"Udah. Ini LaGi maKan. He2x"

"Makan apa? Aku telpon bentar boleh?" Ningsih penasaran.

"Leh jA.. TaPi aQ ceBoK duLu. He2x."

"Jadi, sekarang kamu makan, sambil chatting dan boker? Keren sekali!"

"AcH.. BiaSa aJaH. He2x"

Setelah kurang lebih seminggu mereka dekat, Ningsih mulai berani curhat yang aneh-aneh kepada Supri. Contohnya gini,

"Supri.." Sapa Ningsih di Chat.

"Iya. He2x"

"Aku boleh minta tolong, nggak?"

"ApA tUch. He2x"

"Sekarang aku lagi di kantor polisi. Aku ditilang, dan polisinya minta diisiin pulsanya."

"WaCh.. TeRus?"

"Kamu mau beliin aku pulsa dulu nggak? 25 juta aja, plis.. Supri baik deh."

"OkE. Gx maCaLah. BeNtaR ya. He2x"

Supri pun segera menuju ke pegadaian untuk menggadaikan sertifikat tanahnya. Setelah dapet duit, dia pun segera membelikan Ningsih pulsa 25 juta. Ningsih sangat bahagia karena ternyata Supri goblok banget baik hati.

"Wah.. Supri baik deh. Aku jadi yakin, pasti Supri aslinya ganteng dan gagah. Ahhh.. Jadi pengin ketemu!!"

"AcH.. BiaSa aJaH. He2x"

"Kamu tuh jagoan banget. Berani banget bantuin aku tadi. Pokoknya aku mau ketemu kamu."

"KeTeMu? WaCh boLeh TucH. KaPan? He2x."

"Umm.. Kapan ya? Aku sekarang lagi di luar negeri nih. Lagi KKN, ditugasin di Afghanistan buat jualan Betadine. Kamu sabar dulu ya, sayang." Ningsih sengaja memanggil Supri "Sayang" agar hati Supri semakin melambung.

"iYa DeCh. aQ paZti caBaL. He2x."

Baru juga Supri bangun tidur keesokan harinya, si Ningsih udah ngechat Supri lagi.

"Supri!! Kamu di mana, sayang? Help!!"

"NinCiH keNaPa? He2x"

"Aku abis dirampok. Uangku habis semua. Padahal itu tabunganku untuk balik ke tanah air, buat ketemu kamu. Huhuhu"

"WaCh. TeRuZ giMaNa TucH? Yg ngerAmpOk cPa?"

"Aku gak tau siapa yang ngerampok. Mereka pake topeng semua!!"

"OcH.. Gx CeMpet NaLan yaCh? He2x."

"Ahhh.. Terus ini aku gimana bisa pulang? Huhuhu!!"


"Upi baKaL noLongiN NinCih decH. He2x." Jawab Supri di chat dengan penuh rasa percaya diri.

"Serius?! Tapi kan tiket pesawat dan kebutuhan transportasi dari Afghanistan ke Indonesia nggak murah, Supri sayang.. Hiks!"

"TeNanG. PaZti aQ biCa usaHain. NinCih tEnaNg ajAh. Yg PeNtiNg nTar kiTa keTemUan."

"Ahhh.. Supri sayang.. Kamu baik banget. Iya lah.. Pasti kita ntar bakal ketemuan. Aku mau melukin kamu. Nyiumin kamu. Aku ngerasa jadi wanita paling beruntung di dunia karena bisa milikin kamu."

"KiTa kAn LuM jaDian. He2x. JaDi KaMu Lum MiLikin aQ. He2x" Jawab Supri genit.

"Ya udah.. Kamu mau nggak, jadian sama aku? Aku nggak tau gimana rasanya hidupku tanpa kamu, Supri sayang." Ningsih kembali merayu Supri.

"EmaNgX aQ leLaKi apaAn?! Kok diteMbak diChaT. Hih! Mau dong! He2x!" 

Supri memang organisme alay yang kalo ngetik nggak pake pedoman EYD. Dia suka mengganti imbuhan "nya" dengan huruf "x". Ya, huruf "x" itu sama Supri dibaca "nya". Jadinya kalo dia liat judul film "X-man", dia bakal baca "Nyaman".

"Hahaha.. Supri bikin aku deg-degan aja. Aku kira aku bakal ditolak! Hiks! Ya udah.. Mulai hari ini kita jadian ya!"

"OkE. He2x."

"Tapi Supri jangan lupa. Segera transfer duit buat aku pulang ke Indonesia ya. Aku udah kangen banget sama Supri."

"Iya uDaH. RaPa yaNg NinCih ButUhiN?"

"Nggak banyak-banyak, Pri. Rp.200 juta aja. Maaf ya, ngerepotin."

"OkE. OkE. Aku NgaMbil DuiT duLu ya! BeNtar."

"Iya Supri.. Take care ya. Kembalilah dengan selamat untuk aku, Sayang."

Supri kembali bergegas ke pegadaian. Dia segera menggadaikan Ginjalnya. Namun karena Ginjal Supri sudah setengah rusak gara-gara dia keseringan minum es batu yang abis dipake buat ngebekuin ikan, Ginjalnya cuma dihargai 200ribu. Supri pun menjual sawah, tempat di mana dia bercocok tanam, tempat dia menggantungkan hidupnya setiap hari. Tanah itu laku Rp.199.800.000,- ditambahin uang gadai ginjal, uangnya jadi lengkap 200 juta. Supri segera bergegas ke bank untuk mengirimkan uang itu kepada Ningsih. Seketika dia jatuh miskin. Tapi cinta sudah membuat dia merasa memiliki segalanya.

Setelah Supri selesai mengirimkan uang kepada Ningsih, Supri mencoba untuk mengabari Ningsih via chat.

"aQ uDah kiRim UaNgX. He2x"

Tapi chat itu tak terbalas. Bahkan sampai sehari berlalu, chat itu masih tak terbalas. Supri mencoba untuk mengabari Ningsih lagi.

"NinCiH udAh baLik kE IndoNesia? KaPan kiTa keTemUan? He2x."

Chat yang dikirim Supri ini tak pernah ada report delivery-nya. Kemungkinan, nomor Ningsih sudah tidak aktif lagi. Tapi Supri tidak jera. Dia masih nungguin respon Ningsih.

"aQ maCiH nUngGuin NinCih Loh. He2x"

Hampir setiap hari, Supri mengirimkan chat kepada Ningsih yang tak pernah terbalas itu. Semakin lama, keadaan kesehatan Supri kian memburuk karena dia sudah tak punya ginjal. Sedangkan dia, tidak bisa berobat karena dia sudah tidak punya uang. Justru hidupnya malah semakin susah karena himpitan hutang.

"NinCih kaPaN puLanG? KaTa DokTer, Upi BeCok MaTi. He2x"

Supri masih menanti Ningsih. Di pikiran Supri, mungkin Ningsih masih sibuk jualan betadine di Afghanistan. Begitulah kepercayaan Supri hingga akhir hayatnya. Iya, Supri akhirnya meninggal setelah dia keracunan air kencingnya sendiri. Ningsih ke mana? Ningsih lagi di club malam, mencari wanita dan menikmati hidupnya dengan penuh foya-foya. Nyari wanita? Iya. Ningsih itu cuma nama di dunia maya. Di dunia nyata, Ningsih itu bernama Harno. Dia adalah cowok, pelaku penipuan terhadap cowok-cowok polos di dunia maya, yang menganggap avatar twitter/foto profile facebook itu menjamin bahwa orang di balik accountnya adalah wanita.

Yap.. Dari kasus di atas, gue mau ngajakin kalian buat makin hati-hati sama dunia maya. Penjahat nggak cuma ada di dunia nyata, tapi ada juga di dunia maya. Banyak banget orang yang nggak nyadar bahwa apa yang dilakuin di dunia maya itu bisa banget mempengaruhi kehidupan di dunia nyata. Contohnya kayak Supri tadi. Karena dia menganggap Ningsih itu adalah cinta sejatinya, dia rela menjual apa aja agar dia bisa membuat Ningsih bahagia. Padahal kenyataannya, Ningsih itu cuma account yang dikendalikan oleh pria.

Berikut bakal gue share beberapa tip biar kalian nggak jadi korban pria beravatar wanita di dunia maya:

1. Cek Album Twitternya
Cewek itu biasanya hobby banget foto-foto. Cewek suka banget ngeshare foto aktivitas-aktivitas mereka sehari-hari. Mulai dari foto bangun tidur, sampai foto pas abis cebok dan lupa belum cuci tangan. Nah, biasanya, penipu yang mau make foto cewek buat avatar account palsunya, bakal milih foto-foto dari model cewek yang cantik-cantik, tapi yang kurang terkenal juga. Karena para penipu itu make foto dari model-model, biasanya foto yang ada di galeri twitter atau FBnya nggak bakal ada foto yang biasa. Pasti fotonya pake pose model dan editan yang cantik semua. So, kalian boleh curiga kalo nemu akun twitter/FB beravatar cantik, tapi albumnya nggak ada foto pas ngumpul-ngumpul sama teman-temannya atau foto-foto kegiatan sewajarnya manusia.

2. Cek Obrolannya
Kembali lagi kepada sifat dasar cewek yang suka ngerumpi. Pastinya di twitter dia bakal ditemuin banyak banget obrolan atau rumpian berisi gossip atau bahas perbandingan besarnya diskon antara indomaret dan alfamart bareng teman-temannya. Kalo si penipu itu make avatar cewek cantik dari antah barantah, pastinya di dunia maya dia nggak bakal punya teman yang berasal dari dunia nyata. So pasti, dengan keadaan kayak gitu, tweetnya bakal berisi tweet2 galau, atau nyamberin tweet-tweet orang, atau getol mentionin selebtwit doang. Dia nggak bakal ngobrolin soal pengalaman sehari-hari bareng teman-teman dunia nyatanya. Karena dia nggak punya.

3. Yang difollow siapa aja?
Ini berhubungan dengan point nomor 2. Kalo dia nggak punya teman di dunia nyata, pastinya di dunia maya dia cuma bakal follow akun-akun terkenal doang. Atau, palingan dia bakal follow teman-teman baru yang dia dapet di dunia maya. Ya, bisa aja para teman-teman baru itu adalah "calon korban"nya.

4. Cek sumber potonya
Coba tiap dia upload foto selfie, lo save potonya. Terus, lo buka: http://image.google.com (via KOMPUTER/LAPTOP, bukan yang MOBILE).


Lo pilih ikon kamera di search box.


Terus upload poto yang lo save tadi. Dari situ, google bakal nunjukin siapa yang pertama kali nge-upload fotonya.

Contohnya akun @Elgasandri kemarin upload foto ini:



Nah, diem-diem gue save deh foto itu. Bukan.. Bukan buat dibawa ke dukun. Tapi gue upload ke Google image. Dan..... Voila! Hasilnya....



Yap.. Ternyata yang punya foto ini adalah seorang artis Thailand bernama Umiko Tsuchiya. Dan ini instagram aslinya mbak artis Thailand tadi:



Taraaaa!!! Jadi ketauan kan, si akun palsu @eLgasandri ini ngambil foto-foto dia dari mana..



Hayooo.. Siapa aja yang udah pernah nyoba modusin nih akun palsu? :)))

5. Tolak permintaan aneh-aneh
Meskipun kalian udah ngerasa akrab sama orang yang kalian temuin dari dunia maya itu, kalian kudu tetap waspada dengan semua sikapnya. Jangan sampe kalian ngikutin gitu aja semua permintaan dia tanpa pertimbangan yang matang. Kalo perlu kalian boleh konsultasi dulu kepada orang yang kalian percaya untuk menghadapi masalah ini. Jangan sampe kalian diporotin, dilecehin atau dijual organ tubuhnya cuma gara-gara keputusan yang gegabah. Kalo tuh orang udah berani minta pulsa, apalagi minta duit dengan alasan aneh-aneh, kalian boleh curiga. Atau, misal si dia ngajakin ketemuan di tempat tidak sewajarnya, misal di semak-semak atau di kuburan cina, kalian juga nggak boleh gegabah ngikutin aja. Siapa tau di sana, kalian udah ditunggu sama gerombolan si berat.

6. Ajakin skype

Kalo admin account abal-abal beravatar seksi tadi adalah cowok, tentunya dia nggak bakal pernah berani buat diajak skype, atau video call. Soalnya kalo ampe dia berani skype-an, tentunya si korban bakal ngeliat jakun si pelaku. Jadinya, identitasnya bisa kebongkar.

6. Jangan Mudah Jatuh Cinta

Ini tip paling manjur untuk menghindari penipuan di dunia maya. Jangan sampe kalian jatuh cinta gitu aja cuma gara-gara avatar si cewek ini terlihat sangat seksi atau cantik. Mau bagaimanapun, yang namanya cinta nggak boleh diawali dari penampilan belaka, apalagi diawali oleh avatar saja. Kunci dari lancarnya modus penipuan di dunia maya memang si penipu ini harus membuat si calon korban untuk jatuh cinta kepadanya. Soalnya, cowok kalo udah dimabuk cinta itu bisa jadi kayak babi yang ditindik hidungnya. Bawaannya nurutttt aja.

Pokoknya, kalian harus bisa bedain antara "Jatuh Cinta" sama "Penasaran Aja". Banyak orang yang mengawali hubungan cinta di dunia maya secara tak sadar cuma karena penasaran aja. Akhirnya, setelah ketemuan dan pasangan nggak sesuai sama ekspektasinya, mereka bakal kehilangan rasa cintanya. Ya, terlalu banyak orang mengawali rasa cinta karena penasaran. Jadinya, susah ngebedain, itu cinta, atau cuma obsesi. Saran gue, dunia maya itu buat nyari hiburan aja. Dunia nyata masih lebih indah dan bisa menyajikan cinta yang nyata kok. :)

Yap, kayaknya itu dulu yang bisa gue share hari ini. Semoga nggak ada di antara kalian yang senasib sama Supri. Oiyah. Kalo kalian mau ngeshare tip maupun pengalaman tentang penipuan online bermodus asmara, silakan share di comment box ya! He2x!

Kamis, 20 Maret 2014

Bikinnya 5 Menit, Hadiahnya Keren Abiss

Malem teman-teman..
Tadi gue ketiduran pas abis maghrib. Terus jam segini gue baru bangun gara-gara nggak ada yang ngingetin buat bangun. Pas tidur itu, gue mimpi balik lagi ke zaman sekolah. Mimpiin tentang zaman sekolah itu indaaaah banget. Banyak hal yang nggak sempet gue lakuin lagi di saat gue udah masuk di dunia kerja kayak sekarang. Nggak bisa lagi kumpul sama teman-teman, nggak bisa lagi nongkrong di depan sekolah tetangga buat godain cewek-cewek di sana. Nggak bisa lagi make duit LKS sebagai "pinjaman lunak" buat tarohan bola.

Nah, gara-gara mimpi itu, gue jadi inget zaman sekolah. Gue suka sibuk baca-baca mading di sekolah. Mading itu majalah dinding, yang isinya info-info tentang sekolah, ekstrakurikuler, maupun karya tulis dari anak-anak sekolah. Ada yang naruh lukisan, ada yang naruh puisi, ada juga yang naruh foto mantan yang udah dicoret-coret tambahin kumis dan tanduk.

Terus, gue dapet ide buat nembak cewek via mading sekolah. Nah, pas gue udah ngumpulin nyali dan ide buat nyatain perasaan ke gebetan, akhirnya gue bikin puisi dan gue tempelin di Mading sekolah. Gue deg-degan, gue berdoa tiap hari, gue jadi sering nginep di Mushola.

Endingnya, gue nggak diterima juga sama gebetan gue. Soalnya kita beda sekolah, dia sekolah di SMA, gue sekolah di STM. Jadinya puisi gue yang gue taroh mading itu nggak dibaca sama gebetan. #Nyesek



Nah, ngomongin soal mading. Ada 1 Lenovo tab A3000, terus ada 1 Lenovo tab A1000, terus ada juga Kube mp3 player GRATIS buat lo!

Wih.. Caranya gimana Litt?
Gampang. Cukup sediakan waktu kalian selama 5 menit doang di depan komputer. Terus, buka webnya Feminax ini.

Kalo udah buka webnya, silakan sign up dulu buat login.


Begitu kalian udah bisa login, silakan buka tab "Kompetisi Mading Online".


Di situ bakal ada 3 pilihan template yang bisa kalian pakai buat bikin scrapbook.


Apa itu scrapbook? Scrapbook adalah semacam karya kreatif untuk mengekspresikan isi hati atau pikiran kita dengan gambar dan tulisan. Kalo Scrapbook offline sih, biasanya dibikin dari potongan-potongan majalah atau koran gitu. Tapi di sini, kalian boleh make poto sendiri.


Kalo udah milih template yang disediain, isi deh kolom-kolomnya dengan tulisan kalian dengan topik tentang kolaborasi kegiatan ekstrakurikuler yang kalian impiin untuk diadain di sekolah.


Bagian kolom foto, diklik aja, terus nanti ada pilihan buat browsing file foto yang mau kalian pakai.


Kalo udah diisi semua, boleh dipreview dulu, misal ada yang kurang oke, bisa kalian ubah lagi contentnya sampe dirasa mantab. Kalo udah, silakan diklik submit.

Nah, kalo udah submit, jangan lupa buat ngeshare scrapbook karya kalian di FB atau twitter biar teman-teman kalian pada bantu ngevote ya. Makin banyak votenya, makin gede juga kesempatan buat menangnya. Terus kasih tau teman-teman, buat lucky voter, Feminax udah nyediain mp3 player lucu gratis.

Oiyah, setiap peserta wajib nge-Like dulu fanpage Feminax di SINI, dan follow twitter @FemiiStayActive ya! Jangan sampe ntar pas udah menang jadi batal dapet hadiah gara-gara lupa ngelike dan follow akun-akun Feminax. Baca juga syarat dan ketentuan lomba ini di SINI. :D

Lomba Mading Online ini ditutup 30 Maret 2014, so jangan buang waktu lagi. Sisihin 5 menit aja buat bikin scrapbook di Mading Online Feminax. Boleh submit lebih dari satu scrapbook kok. Siapa tau abis itu, lo dapet gadget kerennya. Good Luck!

Selasa, 18 Maret 2014

Bila Manusia Kehilangan

Halu-halu..
Maaf ye, akhir-akhir ini jarang ngeblog. Sekalinya ngeblog, kalo pas ada iklan doang.

#BloggerMurtat
#BloggerJahanam
#TapiTetepGanteng

Oke, sebenernya gue lagi sibuk ngurusin final editing naskah buku baru gue RELATIONSHIT! Yeay! Buku ini tinggal menghitung minggu untuk rilis. So, buat yang udah sabar selama 2 taun buat nungguin karya baru gue (Ge'eR banget), kalian boleh segera syukuran dan nyembelih koruptor. Selain sibuk ngurusin buku baru, gue kemarin juga sibuk mondar-mandir Jaksel-Jakpus buat meeting sama bang Sunil Soraya (Produser film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck). Buku kedua gue, SKRIPSHIT rencananya mau difilmkan. Tapi belum fix sih, baru bahas story-line. Doain aja semua lancar sampe bener-bener jadi film. (Aamiin!)

Nah, mari kita mulai postingan ini dengan sebuah cerita. Bayangin keadaannya ada dua muda-mudi lagi duduk berhadap-hadapan di sebuah tempat penuh pepohonan dan bebatuan.

"Mulai hari ini kita musuhan aja ya~" Ucap Ningsih kepada pacarnya yang terduduk lesu di hadapannya.

Mendengar kalimat itu, Supri yang tadinya menundukkan kepala, mendadak mengangkat kepalanya dan menjawab, "Hah?! Maksud kamu apa?!"

"Ya, kita putus." Ningsih mengucapkan kalimat itu dengan santai.

"Kok musuhan?! Biasanya orang ngajak putus kan bilangnya 'Mulai hari ini kita temenan aja ya!' gitu?" Supri menggaruk-garuk kepalanya, kebingungan.

Ningsih tersenyum, lalu menjawab, "Aku cuma nggak mau muna aja. Biasanya mereka bilang 'Mulai hari ini kita temenan aja ya', tapi endingnya setelah putus, mereka tetap nggak saling teguran. Itu kan musuhan namanya. Jadi, bener kan, kalo aku bilang 'Mulai hari ini kita musuhan aja ya!' Hehe."

"Tap.. Tapi.. Salahku apa?" Supri mencoba untuk menggebrak meja, tapi tangannya tak mengenai apa-apa, karena di depannya tidak ada meja.

"Kamu terlalu ngebosenin buat aku." Setelah mengucapkan kalimat itu, Ningsih pun berlalu.

"Kok alasannya itu? Biasanya kan orang kalo mutusin itu pake alasan, 'kamu terlalu baik buat aku'?" Supri bertanya dengan nada tinggi.

Dari kejauhan, Ningsih menjawab, "Aku cuma nggak mau muna aja. Bye!"

Supri terdiam, lalu perlahan-lahan bangkit dari tempat duduknya. Dia pun pergi meninggalkan batu nisan besar yang sering mereka pakai sebagai tempat pacaran itu.

Waktu lambat berlalu sejak hari itu. Minggu pertama dihabiskan Supri untuk mengurung diri dan berbicara pada diri sendiri, 

"Nggak mungkin. Dia nggak mungkin kehilangan cintanya padaku!"

"Nggak mungkin. Dia nggak mungkin bosen sama aku!"

"Nggak mungkin. Dia nggak mungkin balikan sama mbak-mbak laundry itu!"

Ya, Supri mencoba sepenuh hati untuk menolak kenyataan yang terjadi. Tapi sekeras apapun usahanya, kenyataan itu tidak bisa dipungkiri.

Minggu kedua, Supri sibuk ngamuk-ngamuk di kamarnya. Hampir seluruh sudut rumahnya dia pipisin dengan membentuk nama Ningsih. Lalu, dia memberanikan diri buat ngirim SMS buat maki-maki Ningsih.

"Dasar cewek nggak tau diri!! Nggak ngerti disayang! Nggak ngerti enaknya dikirimin pulsa tiap hari!! Dasar cewek kampret!!" SMS itu tak berbalas.

"Tapi aku masih sayang kamu!! Huhuhu!!!" Supri mengucapkan kalimat itu sambil nyobek-nyobek foto-foto Ningsih, dan endingnya foto itu dia rangkai lagi  pake selotip sambil nangis.

Minggu ketiga, saat amarah mereda, Supri nyoba nemuin Ningsih. Dia memberikan 1001 alasan buat balikan.

"Ningsih.. Kalo kamu mau balikan sama aku, aku bakal ngajakin kamu jalan-jalan keliling Indonesia. Jalan kaki."

"Ningsih.. Kalo kamu mau ngasih aku kesempatan, aku bakal berusaha jadi cowok yang nggak ngebosenin. Aku rela pakai kostum sailormoon tiap kali ngedate sama kamu."

"Ningsih.. Plis, balikan sama aku.. Umurku sudah nggak lama lagi.. Aku punya penyakit parah..  Sejak putus ama kamu, aku nggak punya alasan untuk keramas. Akhirnya aku ketombean kronis. Dan ketombe-ketombe itu tiap hari tersedot, memenuhi paru-paru. Plis.. Jadikan sisa usiaku ini indah bersamamu."

Mendengar seluruh alasan Supri buat balikan, Ningsih tetap bergeming pada pendiriannya bahwa dia nggak mau balikan sama Supri.

Dengan sikap Ningsih yang seperti itu, Supri pun jadi depresi. Dia tidak bisa lagi menahan emosinya. Supri kehilangan akal sehatnya. Di titik itu, Supri mencoba untuk bunuh diri dengan cara lompat dari jembatan. Tapi dia gagal mati, karena dia lupa bahwa orang yang bisa berenang itu nggak mungkin bisa bunuh diri di air. Dia pun mencoba untuk bunuh diri dengan cara tiduran di rel. Tapi dia gagal juga di sana, karena yang dia tiduri adalah rel kereta Thomas milik adiknya. Supri semakin depresi karena dia merasa malas hidup, tapi susah mati juga.

Akhirnya Supri nyoba cara terakhir untuk bunuh diri, yaitu manjat tower selular. Saat sedang berada di puncak tower, Supri melihat ada 2 orang yang sedang berjalan di bawahnya. Dia mengenali salah satu di antara mereka, itu adalah Ningsih. Dia sedang mendorong seseorang yang duduk di kursi roda. Di situ, Supri nyadar kalo pria yang duduk di kursi roda itu adalah ayahnya Ningsih. Ayah Ningsih sudah beberapa tahun terakhir terserang penyakit stroke sehingga tidak bisa berjalan. Dulu Ningsih sering mencoba bercerita soal keadaan ayahnya, tapi Supri tak pernah peduli.

Saat Supri memikirkan keadaan ayah Ningsih yang duda itu, Supri baru nyadar bahwa dia sudah terlalu banyak menyita waktu Ningsih untuk bersamanya. Supri pun mengintrospeksi diri selama dia pacaran dengan Ningsih, hampir seluruh waktu Ningsih selalu dihabiskan sama Supri. Mulai dari makan bareng, nonton bareng, sampai cukur kumis pun harus bareng.

Misal Ningsih menolak ajakan Supri buat jalan, Supri bakal marah-marah. Tanpa Supri tahu separah itu penyakit bapak Ningsih. Di titik itu, saat Supri melihat betapa menyedihkan keadaan bapak Ningsih, akhirnya Supri bisa ikhlas melepas Ningsih. Supri nyadar, bahwa Ningsih memutuskannya bukan untuk pacaran lagi dengan siapa-siapa. Tapi Ningsih hanya mencoba untuk lebih fokus merawat papanya.


Nah, dari cerita di atas, gue mau ngasih tau lo bahwa setiap manusia yang kehilangan itu selalu melalui beberapa tingkatan emosional. Di dunia psikologi, hal itu disebut dengan '5 Stages of Grief'. Penggagas dari istilah ini adalah Elisabeth Kubler-Ross. Yap, dalam teorinya, mbak Eli ini menjelaskan bahwa setiap manusia yang merasa kehilangan bakal ngalamin 5 fase:

1. Denial & Isolation
2. Anger
3. Bargaining
4. Depression
5. Acceptance

Silakan kalian cermati, kalo perlu dibaca ulang cerita di atas, apa aja yang dilakuin sama Supri pasca dia putus sama Ningsih. Yap, secara runtut Supri udah melewati 5 fase orang kehilangan itu. Dan gue yakin, kita semua juga pernah mengalami fase-fase itu.

Tapi banyak di antara kita yang nggak nyadar kalo kita harus melewati fase-fase ini agar kita bisa terlepas dari rasa kehilangan. Orang yang gagal move on itu biasanya terjebak di level 1, 2 atau 3. Orang yang gagal move on dari mantan itu biasanya terjebak di dugaan-dugaan semacam ini:

- "Dia nggak mungkin kehilangan perasaannya sama aku."
- "Dia itu orang yang paling jahat yang pernah aku cintai! Aku nggak bisa maafin dia!"
- "Kalo aku ngerubah penampilanku biar lebih menarik, mungkin dia bakal balikan sama aku."

Gagasan-gagasan di otak yang semacam itulah yang membuat manusia tidak bisa terbebas dari rasa kehilangan. Tanpa disadari, gagasan itu adalah gagasan yang selalu menyiksa diri sendiri. Ada gagasan yang nge-PHP-in diri sendiri, ada pula gagasan yang selalu menyimpan dendam dalam diri. Membenci mantan itu bukan tanda orang move on, tapi itu justru tanda bahwa orang itu gagal move on. Move on itu adalah istilah lain dari ikhlas, atau dalam teori di atas, si pelaku sudah berada di level Acceptance. Gimana biar bisa cepet move on dari mantan? Gue pernah share di sini.

pic by: godisheart.blogspot.com

Oiyah, teori ini bukan cuma ngecover masalah kehilangan pasangan atau orang terkasih doang, tapi masalah kehilangan hal apapun. So, sampe sini dulu sharing gue malem ini. Dari tulisan ini, lo pernah ngalamin hal serupa nggak? Coba share apa aja yang udah pernah lo lakuin saat lo berada di tiap fase di atas. Ciao! :D


"Kehilangan mengajarkan kita, tentang betapa berartinya hal yang mungkin tak pernah kita hargai saat masih dimiliki."

Rabu, 26 Februari 2014

Mari Membunuh Waktu

Gue benci sama yang namanya menunggu, apalagi yang berhubungan dengan menunggu kepastian. Mending kalo yang ditunggu udah pasti, kalo yang ditunggu ternyata malah pergi dan nggak balik lagi? Jadi gini, dulu gue suka sama cewek, dia cantik, lubang hidungnya dua, dan dia itu sangat berbakat, karena dia bisa cebok pake kaki kiri.

Gue deketin dia kurang lebih selama 3 bulan. Awalnya dia duduk di kursi paling depan di kelas, sedangkan gue di kursi paling belakang di kelas. Di bulan ketiga, kita jadi lumayan deket. Dia duduk di kursi paling depan, gue duduk di meja guru. Setelah itu, gue jadi makin intens untuk deketin dia. Target gue adalah bisa lebih deket sama nih cewek. Kalo bisa sih, gue pengin duduk di pangkuannya.

Akhirnya, gue make strategi PDKT yang paling klise yang biasa dilakuin orang-orang. Gue deketin sohib-sohib nih cewek, buat dapet info-info penting soal dia. Mulai dari zodiaknya apa, misal zodiak dia cocok ama zodiak gue, gue bakal makin semangat. Tapi kalo menurut ramalannya zodiak dia nggak cocok sama zodiak gue, gue nggak bakal percaya lagi sama zodiak.

Sampai akhirnya kami bisa ngedate. Dia ngajak ngedate di tempat yang nggak biasa, saat orang-orang ngedate di fly-over, gue ama dia milih ngedate di pinggir jurang. Gue sengaja ngajak dia ngedate di pinggir jurang, biar kalo ntar gue ditolak pas nembak, gue bisa ngancem buat lompat ke jurang.

Dan rencana itu pun gue jalanin. Gue ajak dia ngedate di dekat kawah gunung merapi. Di sana, gue mulai bikin pick-up line buat memulai ritual nembak,

�Kawahnya panas ya~� Ucap gue sambil ngipasin diri sendiri pake kaki.

�Iya.. Panas, ya~� Jawab gebetan gue sambil ngemutin es batu berukuran 1 x 1 meter.

�Kamu mau suasananya jadi adem?� Gue nyiapin diri buat ngucapin kalimat berikutnya.

�Mau. Gimana caranya?� Gebetan gue penasaran.

�Jadian yuk~�

Ngedenger ajakan gue, gebetan gue langsung lompat jurang.

Tapi gue nggak mau nyerah buat ngejar nih cewek. Selama 3 tahun gue tetep nyoba sayang sama dia, endingnya dia mulai membuka hatinya. Ya, dia mulai ngasih lampu hijau sama hubungan gue. Dari yang awalnya cuma cinta satu arah, akhirnya bisa jadi cinta yang terbalas. Dulu misal gue terus yang bayarin dia maem, sekarang dia mau gantian bayarin gue maem. Dulu misal gue terus yang antar jemput dia, sekarang gantian dia yang anter jemput gue. Dulu misal gue terus yang beliin dia obat nyeri haid, sekarang gantian dia yang beliin gue obat nyeri haid. Di titik ini, gue mulai makin pede buat nembak dia lagi.

Tepat di hari ulang tahunnya, gue pengin ngutarain isi hati gue ke dia. Awalnya gue ngasih dia kado berisi kunci mobil mewah. Ngeliat kado itu dia terharu banget. Dia nanya, �Ini serius buat aku?�

Gue jawab dengan bangga, �Serius lah..�

�Aduh.. Makasih ya.. Aku terharu..� Dia meluk tubuh gue kencang-kencang.

�Sudahlah.. Ini nggak seberapa kok. Rasa cintaku ke kamu lebih besar dari ini.�

�Sekali lagi, terima kasih. Terus, mobilnya di mana?� Kelar melukin gue, dia pun penasaran.

�Mobil? Mobil apa?� Gue jadi ikut penasaran.

�Lhah? Ini kamu ngasih kunci mobil, bukannya artinya kamu ngehadiahin aku mobil ya?� Gebetan gue megang kunci itu dan ditunjukin ke gue.

�He? Nggak lah.. Aku hadiahin kunci mobil ya kunci aja. Mobilnya enggak. Itu juga nemu di jalan kok.� Gue jawab dengan santai.

Abis itu, gebetan gue ngediemin gue selama setahun.

Setahun berlalu, rasa cinta gue ke doi nggak berubah. Gue masih kekeuh ngejar-ngejar dia. Dan gue nggak mau nunda-nunda lagi buat jadian sama dia. Gue beraniin diri buat nembak dia lagi.

�Aku tuh sebenernya juga sayang sama kamu. Tapi maaf..� Bibirnya yang tipis dan merah merona kayak puding, mengeluarkan kalimat itu.

�Maaf kenapa?�

�Maaf, aku gak bisa nerima kamu jadi pacarku. Aku masih pacaran sama adikmu. Tapi kalo mau, silakan menunggu sampai aku putus sama adikmu.� Tangannya menyentuh pipi gue. Bukannya menyerah, gue malah ngerasa dapet harapan. Gue bersedia nungguin dia mutusin adik gue.

Waktu berjalan seakan lebih lama dari yang sewajarnya. Menunggu itu ternyata hal yang lebih melelahkan daripada mengerjakan sesuatu. Yang membuat aktivitas menunggu itu terasa berat adalah, rasa bosan. Tapi ternyata, yang gue dapet sampai sekarang bukanlah kepastian, tapi menunggu dan menunggu terus hingga bosan. Menunggu sambil melihat mereka berdua hidup dalam kebahagiaan.

Nah, di postingan ini gue mau sharing tentang beberapa cara membunuh kebosanan versi gue. Dan nggak perlu basa-basi lagi, here they are:

Baca
Membaca buku, membaca novel, membaca undang-undang, bisa menjadi salah satu cara membunuh waktu. Semakin kita terhanyut dengan bacaan itu, kita bakal lupa sudah berapa lama waktu yang kita habiskan.

Game
Gue suka ngegame, dan kayaknya semua orang suka ngegame. Dari anak-anak, sampe orang dewasa. Anak-anak biasanya suka main Angry Birds/Fruit Ninja, orang tua biasanya suka main Zuma atau O-net, sedangkan para remaja biasanya suka main hati.

Nah, buat yang nggak punya gadget/konsol buat main game, gue mau ngasih tau nih kalo lagi ada game seru yang bisa lo mainin via FB. Namanya game IGALOGI! Game ini simpel tapi ngegemesin banget. Ditambah lagi, kalo #PlesetanIGA kiriman lo dianggap paling kreatif, lo berkesempatan buat dapetin Playstation 4 GRATIS!! Woohooo! Dapet konsol game terbaru, hidup berasa sempurna.

Cara mainnya, kita disuruh nebak soal plesetan-plesetan yang udah disediakan. Nih gue kasih tutorial mainnya ya!

Buka FB Indomie Igalogi di SINI


Klik �Like�


Pilih tab �Igalogi� dan proceed aja kalo ada access request.


Isi data-data yang diperlukan selengkapnya, biar gampang dikontek kalo menang. Terus, lanjut deh kita mainin gamenya!


Tiap keluar pertanyaannya, usahain secepat mungkin lo pilih salah satu dari jawaban yang disediakan.


Kalo udah kelar, dan lo pede sama skor lo, klik SUBMIT deh!

Jangan lupa buat pencet menu "KIRIM SEKARANG" buat ngirimin #PlesetanIGA versi lo. Siapa tau kan lo kepilih buat dapetin PS4. Gampang banget kan?! Yuk ah, buruan gabung dan coba diadu skornya sama temen-temen lo.

Oke, mari lanjut ke cara ngebunuh waktu berikutnya..

Nonton Film
Cara membunuh waktu favorit gue adalah nonton film. Tapi ya harus dipilih-pilih, film yang cocok buat ngelupain waktu itu adalah film-film yang fun, bukan yang ngebosenin, soalnya kalo filmnya ngebosenin, bakal bikin waktu berasa jalan lebih lama. Sama kayak pacaran sama orang yang over posesif, baru jadian seminggu, rasanya kayak udah kesiksa setahun.

Stalking
Hal sesimpel bacain TL mantan, kadang bikin kita lupa waktu. Meskipun stalking itu juga bukan kegiatan yang sehat. Gue kadang suka bingung sama orang-orang yang demen stalking TL mantan. Udah tau bakal sakit hati, tapi kenapa selalu diulangi lagi?

Tidur
Ini cara paling simpel, murah dan efektif yang gue punya buat ngebunuh waktu. Biasanya kalo gue udah bosen sama cara dosen ngejelasin materi kuliah di kelas, gue bakal tidur di meja paling pojok belakang. Dan kalo tidurnya pules banget, gue nggak bakal ngerasain 3 jam kuliah sudah berlalu. Begitu bangun, tau-tau teman-teman udah pada wisuda.

Nah, itu beberapa cara gue ngebunuh waktu. Kalian ada cara lain versi kalian buat ngebunuh waktu nggak? Share di comment box dong! Ciao!

Senin, 24 Februari 2014

Beberapa Tipe Orang Ngeselin di ATM

Jadi ceritanya pas Ramadhan kemarin gue lagi dalam trip Creative Charity seperti yang pernah gue tulis di sini. Nah, kemarin itu gue lagi di kota Malang. Waktu itu gue lagi jalan-jalan sore mau ngabuburit sama Indra Widjaya dan Doy. Nah, di jalan, gue ke ATM. Bukan, bukan buat ngambil duit, tapi cuma buat ngecek saldo doang. Karena buat gue, segalau-galaunya mikirin cinta, bakal lebih galau lagi kalo liat saldo di tanggal tua.

Sebelum gue masukin kartu ATM gue ke mesin, gue naroh hape gue di atas mesin itu. Eh, pas mau naroh hape gue, gue nemu dua biji hape ditumpuk di sono. Satu hape iPhone, dan satu hape lagi Android. Gue langsung panik dong. Gue terjebak dilema. Bingung mau ngantongin tuh hape buat dipake sendiri, tapi takut dosa. Mau dikasih ke pengemis di jalanan, tapi takutnya usaha ngemisnya bakal bangkrut soalnya yang mau ngasih duit minder karena kalah keren hapenya.

Tapi yang gue inget sih, orang yang make mesin ATM sebelum gue, lamaaa banget. Gue nggak tau dia ke mesin ATM itu mau ngambil duit, atau numpang make AC. Gue sempet kesal sih, tapi gue juga kasian, gimana nasib tuh orang kalo semua hapenya ilang.Siapa tau dia perantau yang terancam kelaparan di kota orang. Endingnya, setelah gue nunggu sekian lama di depan tempat ATM, ada orang lari-larian panik, terus ngecek ke atas mesin ATM. Dia nanya ke orang-orang yang ada di situ, "Ada hape ketinggalan nggak mas?" Dan yap, hape orang itu gue balikin. Dia bahagia, dia terharu, dia nyembah pohon mangga.

Nah, inti dari cerita di atas adalah, saat lagi ngantre ATM, pasti kita bakal nemuin macem-macem cara orang make ATM. Dan yang mau gue headline di sini adalah orang-orang yang ngeselin di ATM. Fakta-fakta di bawah ini bukanlah fakta ngaco, gue tulis berdasarkan survey yang udah gue lakukan dengan melibatkan para balita di Posyandu kampung gue. So, here are those scumbags:

1. Tukang Serobot
Udah antre lama, ditinggal ngecek twitter bentar di hape, tau-tau di depan udah ada orang lain yang nyerobot antrean. Aku kudu piye, tweeps? Kayaknya emang udah pasti sih dalam hal antre-mengantre, tukang serobot antrean itu minta banget disuapin granat.

2. Curhat
Ini adalah kejadian absurd yang pernah gue alamin. Lagi antre panjang di depan mesin ATM, ibu-ibu yang make mesinnya malah ngomong sama mesin ATM.

"Kok cuma segini ya? Kemarin kayaknya nggak cuma segini. Kok bisa ya? Kamu bohong sama aku ya? Ini nggak mungkin terjadi!!" Ibu-ibu menangis di depan mesin ATM. Gue rekam kejadian itu, terus gue kasih videonya ke om Raam Punjabi. Ya, siapa tau ibu-ibu itu diajak main sinetron. Hidupnya drama banget.

3. Make Mesin Yang Tidak Tepat
Kalo ini kejadian yang sering banget gue alamin. Waktu itu gue lagi di sebuah bank. Nama banknya B*I, bukan B*I ataupun B*I. Di situ ada banyak jenis mesin ATM. Ada mesin non-tunai, mesin tarik tunai, dan mesin setor tunai. Nah, pas lagi ngantre, gue ngerasa kok antrean gue nggak maju-maju. Karena penasaran, gue pun ngintip ke arah depan, gue perhatiin orang yang make tuh mesin. Dan ternyata, dia make mesin tarik tunai buat transfer duit ke beberapa orang, bayar tagihan kartu kredit, bayar listrik, dan bayar beberapa cicilan leasing. Yang bikin gue kesel, dia make mesin tarik tunai untuk transaksi semacam itu, di saat ada mesin non-tunai yang ngganggur. Orang semacam ini, layak buat dimasukin ke dalam kulkas, terus dikirim ke Antartika.

4. Gaptek
Ada lagi tipe vertebrata ngeselin yang make ATM. Gue pernah nemu ibu-ibu gaptek yang nggak bisa make ATM dan endingnya gue malah jadi customer service buat dia. Nggak.. Dia nggak cuma ngelakuin transaksi sesimpel narik duit. Tapi dia minta ditunjukin caranya transfer duit ke beberapa orang, bayar tagihan kartu kredit, bayar listrik, dan bayar beberapa cicilan leasing, DI MESIN TARIK TUNAI! Di titik itu, gue jadi dipelototin banyak orang, dan posisi gue jadi kayak orang di point ke 3.

5. Ngajarin Anak
Kadang gue juga nemu orang tua yang menganggap mesin ATM itu semacam mesin jackpot di time-zone. Mereka ngebiarin anaknya yang masih balita make mesin ATM. Dan ntar kalo udah keluar duitnya, mereka bakal teriak "JACKPOT!!!". Masalahnya adalah, mereka makenya tuh rame-rame. Anaknya dibiarin mainin ATMnya satu per satu di saat antreannya udah banyak. Pengin rasanya gue culik anak-anak itu, terus gue jual ginjalnya kepada kanibal.

6. Parkir
Ini yang paling ngeselin. Tukang parkir yang kerjaannya kayak ninja. Pas gue dateng, dia ngilang, pas gue mau pulang dia minta duit. Nah, yang bikin gue bete sama tukang parkir di ATM, kadang gue parkir cuma 1 menit, buat ngecek saldo yang ternyata emang nggak nambah-nambah, pulangnya tetap ditodong sama mas-mas parkir yang tadinya nggak bantuin gue ngerapihin motor. Gue pengin banget ngecukur sebelah alis mas-mas parkir ini.

Nah, itu aja sih beberapa tipe orang ngeselin di ATM yang pernah gue alamin. Semoga yang udah ngelakuin hal yang kayak gitu jadi nyadar, dan semoga yang belum pernah ngelakuin hal yang kayak gitu nggak bakal ngelakuin hal yang sama. Buat kalian yang pernah ngalamin hal yang sama, atau ada pengalaman ketemu orang ngeselin kayak gitu yang belum gue sebutin di atas, silakan share di comment box ya! Ciao!

Sabtu, 08 Februari 2014

Kenapa Harus Selingkuh?

Supri dan Ningsih udah pacaran selama 20 tahun. Dan di usia mereka sekarang, 17 taun ini, hubungan mereka masih berjalan. Supri masih rutin melakukan hal-hal yang menunjukan tanggung jawabnya sebagai cowok, seperti:

- Antar jemput Ningsih
- Bayarin makan Ningsih
- Ngebeliin Kiranti sebulan sekali
- Nyuciin celana dalam Ningsih

Dan Ningsih juga masih rutin ngelakuin kewajiban dia sebagai pacar kepada supri, yaitu:

- Ngeribetin hidup pacar.
- Udah

Supri selalu berusaha untuk menjadi pacar terbaik bagi Ningsih, Supri tetap setia dan tak pernah mencoba untuk berpaling. Supri pernah ditawarin buat jadi simpanan Janda pejabat, tapi Supri menolak. Iman Supri lebih tebal dibandingkan iman si penyanyi dangdut itu.

Tapi ternyata, semua kebaikan Supri ini membuat Ningsih merasakan kehambaran dalam hubungan mereka. Sesuatu itu disebut spesial karena hal itu jarang terjadi. Tapi kalo hal itu sering terjadi, sekeren apapun hal itu akan berubah menjadi hal yang biasa di mata manusia. Termasuk semua kebaikan si Supri. Bagi cewek-cewek lain yang dicuekin pasangan, mungkin apa yang dilakukan Supri untuk Ningsih itu sweet banget. Tapi bagi Ningsih yang tiap hari mendapatkan perlakuan spesial itu, bakal nganggep hal itu jadi hal yang biasa.

Suatu ketika, saat Ningsih lagi pulang sekolah, dia ketemu preman pengkolan bernama Harno. Siang itu Harno jalan sempoyongan sambil ngelapin hidungnya pake jari. Bukan.. Harno nggak habis make heroin. Harno lagi mabok karena nyedotin lem Aibon. Narkoba versi murah yang bisa bikin pemakainya mengalami migren sampe ke dengkul.

"Heh kamu!" Gertak Harno kepada Ningsih.

"Ya bang?" Ningsih menjawab santai.

"Bagi duit dong!"

"Err.. Nggak ada bang.." Ningsih menjawab sambil memainkan lidahnya, menjilat-jilat dagunya sendiri.

"Boong!!" Harno mengayunkan kaki kanannya tinggi-tinggi hingga mengenai leher Ningsih.

Tubuh Ningsih terlempar ke tengah jalan berkat tendangan maut si Harno. Lehernya patah, kepalanya menghadap ke punggung sendiri. Ningsih merintih-rintih, dan bukannya bersedih, dia malah berkata dalam hati, "Ini cowok macho banget. Sama cewek nggak lembek. Menarik!"

"Bang.. Abang namanya siapa?"

"Ngapain lo nanya-nanya?!" Jawab Harno sambil meludahi Ningsih.

"Ngg.. Nggak bang.. Saya suka sama abang.. Macho gitu.."

"Dasar cewek sinting!" Harno segera berlalu dari hadapan Ningsih.

Sejak hari itu, Ningsih selalu terbayang-bayang wajah Harno. Tiap liat cermin, dia liat bayangan Harno. Tiap liat jendela, Ningsih ngeliat bayangan Harno. Tiap mau nyiram e'ek, Ningsih juga terbayang wajah Harno, akhirnya Ningsih nggak tega buat nyiram e'eknya itu selama berhari-hari.

Seminggu kemudian, berdasarkan info yang Ningsih kumpulkan dari beberapa tukang ojek dan anak SD yang sering dipalakin oleh Harno, Ningsih jadi tau identitas dan tempat tongkrongan Harno. Ningsih pun berniat nemuin Harno di pengkolan tempat Harno sering nyari korban. Ningsih membawa kotak plastik berwarna biru di tangannya. Isinya adalah makanan yang dia masak sendiri.

"Hai Harno.." Sapa Ningsih ramah.

"Ngapain lagi lo, cewek gila?!" Harno merespon sapaan Ningsih dengan tatapan Hina. Layaknya tatapan pengunjung kebun binatang yang melihat kingkong lagi buang air besar saat diare.

"Ini.. Aku bawain kamu makan siang.. Biar kamu kuat malaknya."

"Gak mau!" Lagi-lagi Harno melayangkan kakinya ke arah dada Ningsih. Ningsih tergeletak di jalan.

"Harno.. Plis.. Terimalah pemberianku ini.. Aku bikinnya pake hati.."

"Dasar cewek sinting!" Lagi-lagi Harno pergi meninggalkan Ningsih.

Dari kejauhan, Supri yang sedang menuju rumah Ningsih karena Ningsih udah seminggu nggak bisa ditemuin dan dikabarin, melihat Ningsih yang tergeletak di pinggir jalan. Supri datang dan menghampiri Ningsih.

"Ningsih sayang.. Kamu nggak apa-apa?" Supri meraih tubuh Ningsih yang tergeletak di Jalan.

"Nggak.. Nggak apa-apa." Jawab Ningsih lemas.

"Kamu diapain sama preman tadi? Dirampok?"

"Iya.. Aku dirampok.."

"Wah.. Ayo lapor polisi! Apa aja yang dia rampok dari kamu?"

"Hatiku." Ningsih tersenyum. Supri menangis.

Yah.. Gue nggak ngerti apa inti dari cerita di atas. Yang jelas, itu yang ada di otak gue malem ini. Kalo kalian nggak suka cerita yang di atas, silakan skip aja langsung ke paragraf ini.

Jadi, gara-gara malem ini gue ketemu mas-mas tukang batagor yang sudah beristri lagi ngopi di Starbucks bareng mbak-mbak laundry deket rumah yang juga sudah bersuami, gue jadi kepikiran buat nulis sesuatu yang berhubungan dengan perselingkuhan.

Gue mau menganalisa alasan-alasan orang yang tega nyelingkuhin pasangan. Dan berdasarkan survey yang gue lakuin terhadap 100 murid TK Aisyiah, gue dapet beberapa alasan orang selingkuh. Here they are:

Bosan
Hubungan asmara itu mengikat dua pribadi dan akan selalu membuat mereka bersama. Melakukan segala aktivitas bersama, dari makan, jalan, sampe buang hajat bersama di kloset yang sama juga. Nah, rutinitas semacam itu tentunya akan menimbulkan rasa bosan kepada pasangan. Nah, kebosanan ini yang bisa memicu orang untuk mencari orang lain yang (mereka anggap) lebih menarik daripada pasangan mereka saat ini.

Fisik
Tergiur oleh tampilan fisik orang lain merupakan salah satu kelemahan cowok. Meski nggak menutup kemungkinan, ada juga cewek yang kayak gitu. Tapi tetep, cowok lebih mudah tergiur sama cewek yang toketnya bisa tumpah-tumpah atau bahkan bisa disampirkan di pundaknya. Apalagi kalo nih cowok punya pacar yang dadanya cuma segede tutup gelas, kemungkinan besar iman tuh cowok bakal mudah tergoyahkan dan akhirnya memutuskan untuk berpaling.

Duit
Di luar sana banyak gue temuin cewek cantik sekelas model, jalan sama mas-mas bertampang mirip sendal Crocs, tapi mas-mas itu naik mobil Mazda RX-8. Padahal, mas-mas itu sudah punya istri dan anak lima, tapi mbak-mbak itu tetap masih mau setia menemaninya. Duit bisa jadi alasan selingkuh bagi pria maupun wanita. Pria yang banyak duit, merasa bisa membeli segalanya, bakal tergoda untuk membeli cinta para wanita yang tergiur oleh harta. Dan SEBAGIAN wanita yang kurang terjamin secara finansial oleh pasangannya, bakal mudah tergiur oleh pria lain yang lebih kaya.

Pelarian
Orang yang lagi berantem hebat sama pasangan, biasanya punya hati yang sangat rapuh. Mudah patah bila tak hati-hati saat menyentuh, tapi juga mudah menitipkan hatinya kepada orang yang mampu menguatkan hati yang rapuh itu.

Ya, orang yang lagi berantem hebat sama pasangan bakal merasa sangat tidak nyaman dengan pasangan, dan cenderung merasa kesepian karena tidak punya lagi teman untuk berbagi beban. Nah, di fase-fase ini, orang yang lagi berantem bakal mudah banget merasa nyaman kepada siapapun yang mau mendengarkan keluh kesahnya. Dalam keadaan ini, sangat mudah untuk mencuri hati si orang yang sedang berantem ini. Tapi gue yakin, saat orang lain bisa mencuri hatinya, yang orang itu dapatkan bukan cinta, tapi hanya kenyamanan sesaat saja.


Conclusion:

Kesimpulan dari tulisan ini, perselingkuhan paling banyak terjadi karena kurangnya rasa syukur terhadap keadaan pasangan dan hubungan. Siapapun yang tak bisa bersyukur, pasti akan berharap untuk mendapatkan hal yang lebih dan lebih lagi. Hal inilah yang akan membuat orang tak bisa berhenti mencari-cari hal yang baru lagi. Cara mengatasi niat selingkuh karena alasan ini adalah, selalu bayangin orang-orang yang kurang beruntung di luar sana. Yang tiap malem minggu cuma nonton TV, melukin guling, sambil nunggu friend request path di-approve oleh orang yang dia suka. Selalu bayangin derita para tuna-asmara, yang tiap bangun tidur nggak tau mau nyapa siapa, yang tiap mau mandi kepikiran "wangi buat siapa?"

Intinya mah, nyari pasangan yang sempurna itu nggak ada habisnya. Yang ada ntar malah kehabisan umur dan terjebak dengan pasangan yang seadanya, karena sudah melewatkan pasangan-pasangan luar biasa di masa lalunya demi si sosok sempurna yang ternyata nggak pernah ada.

Selain rasa kurang syukur, rasa bosan adalah pemicu perselingkuhan yang hebat juga. Karena kadang, rasa bosan itu datangnya tanpa bisa dirasakan. Pokoknya tiba-tiba rasanya pasangan itu jadi nyebelin, pokoknya tiba-tiba ngerasa pasangan itu nggak ada spesialnya, tiba-tiba rasanya pasangan itu nggak ada baik-baiknya, tiba-tiba rasanya kayak punya pasangan yang bukan manusia. Nah, karena tanpa sadar dia udah ngerasa bosan sama pasangan, orang baru yang datang di kehidupannya bakal dirasa LEBIH MENARIK, meskipun faktanya orang baru itu nggak LEBIH BAIK. Banyak orang yang secara tak sadar terjerumus perselingkuhan karena dia terbuai oleh perhatian yang BEDA dari orang baru. Perhatian yang BEDA itu nggak selalu perhatian yang LEBIH BAIK loh ya. Karena yang dibutuhin oleh orang yang bosan kepada pasangan itu bukanlah orang yang lebih baik, tapi orang yang lebih menarik. Contoh kasusnya kayak cerita si Supri dan Ningsih di atas. Supri mungkin bisa jadi cowok idaman bagi para cewek yang pengin punya pasangan yang baik, tapi bagi Ningsih, Supri tak lebih dari pria yang membosankan karena mudah dikendalikan.

Orang yang selingkuh karena bosan, nantinya bakal selingkuh lagi sama orang lain karena bosan dengan selingkuhannya yang lama. Atau, orang itu bakal nyesel dan pengin balik kepada pasangan yang lama, saat dia menganggap perhatian yang BEDA dari selingkuhannya itu nggak menarik lagi. Di titik itu, dia baru nyadar, kalo pacarnya itu lebih baik dari selingkuhannya. Tapi saat dia sadar, dia sudah terlambat untuk menghindar dari sebutan pengkhianat.

Okay.. This is the end of the post. Seriously I don't fockin' know what I'm talking about, soalnya gue nggak punya selingkuhan. Gimana gue mau punya orang ketiga, kalo orang keduanya aja nggak ada!

Yap, semoga tulisan ini berguna buat lo yang baca. Bisa jadi bahan introspeksi diri, bisa jadi bahan ngejawab curhatan teman, atau bisa jadi topik buat skripsi. Buat lo yang udah pernah selingkuh, atau diselingkuhin, coba share pengalaman kalian di comment box dong. Sebutin alasan selingkuhnya apa, atau alasan diselingkuhinnya apa, biar bisa jadi pelajaran buat pembaca yang belum pernah selingkuh, pernah selingkuh, atau pernah diselingkuhin. Bye-bye! :D